Afiani Gobel
PENA CINTA.. Ketika MATA JIWA Menangkap MAKNA SEMESTA
You are here : Afiani Gobel » Archives for September 2010
Mencintai Dalam Ramai
Bila rasa sudah bicara
Sungguh akan sulit membungkam jiwa
Ia bergejolak.. hingga berpendar sejuta
Bahkan lebih dr milyaran warna
Bagaimanakan mencintai dalam hening?
Sedangkan kala cinta bangkit
Dibangkitkan pula banyak rasa dalamdiri kita
Bahagia yang menjerit
Karena tersentuhnya lantai hati nan terdalam
Oleh keindahannya
Sedih yang menggigit
Karena belumlah waktu berkata silahkan kau temuinya’
Dan mesti menunggu lagi masa
Bagi takdir tuk menghalalkan ... Read More
5 Comments
Spiritual Intimacy
Mengembalikan alur cerita kali ini ke satu setengah jam di bangku belajarku yang luar biasa itu. Mencoba mengingat gaya Ustadz Dosen berbicara, keyakinannya atas setiap kata-katanya, hingga kepercayaan diri atas setiap gerak tubuhnya. Mirip.. sungguh mirip dengan Mario Teguh.. (menurutku lho..) Karena khawatirnya, pendapatku ini sanggah ... Read More
No Comments
CEPAT atau TEPAT..?
Terkadang, ruang kuliah adalah tempat refreshing paling menakjubkan. Kala riak yang monoton, rutinitas yang datar memaksa setiap saraf-saraf pikir dan sendi untuk tegang. Meskipun seringkali, ruang kuliah pula lebih banyak menghantarkan kita pada penjelajahan ilmu nan kurang menyehatkan. Hehe. Kapan-kapan kita bahas, penjelajahan macam apa di perjalanan ilmu yang membuat ... Read More
4 Comments
Menyukai Keindahan
Manakah yang lebih kau suka
Langit biru yang membentang luas di ketinggian
Atau awan putih yang bergantungan di bawahnya
Sedangkan diiringkan keduanya sebagai hiburan bagi cita rasa mata dan jiwa
Langit sebagai kanvasnya dan awan sebagai lukisan penghiasnya
Penyuka yang satu maka sepantasnya, suka pula pada yang lain
Langit dan awan tak terpisahkan, meski kadang keduanya ... Read More
2 Comments
Empat Kecupan Dan Seikat Kata, Untuk Mamak Paling Hebat Sedunia (“1000 Kisah Tentang Ibu” oleh Ungu dan Gery Chocolatos)
Bila seseorang punya jagoan wanita bernama Wonderwoman, yang penolong dan lembut. Mungkin juga Xena, pahlawan wanita yang perkasa. Juga ada Storm, yang kuat dan tegas. Pun Srikandi, tokoh wayang yang sungguh hebat. Semuanya, memang pantas untuk dibanggakan ya. Bagi mereka yang mengagumi kelebihan mereka atau bagaimana mereka berbuat baik dalam ... Read More
7 Comments
Bicara Cinta (lagi)
Jatuh cinta pada manusia.. memang tak kan selamanya manis.. ia bergantian dengan menggilir rasanya.. Jika saja mencintai itu.. harus selalu tanpa terluka.. maka tiadala keabadian baginya.. pula pupus kesejatiannya.. karena ujian bagi keduanya.. adalah luka..
Seringnya yang terjadi adalah.. jiwa kita meluas, ketika ia berbunga2 penuh ceria. ... Read More
2 Comments
Setangkai Bunga Lebaran (5)
Dari Seorang Shahabat dan Saudari
Fiani ini, hanyalah setitik fana pada lingkaran semesta
Allaah tetapkannya menjadi seorang manusia
Yang dikatakan makhluk mulia
Dengan sebaik-baik bentuknya
Dilengkapkan oleh Allaah penciptaannya
Namun, kadang dilumpuhkan oleh malas dan teman-temannya
Diberi ia, dua mata
Yang kadang menjadi buta
Tak pandai menilai yang disuguhkan buku semesta
Hingga terlepas makna demi makna
Diberi ia, dua telingan
Yang seringkali ... Read More
4 Comments
Setangkai Bunga Lebaran (4)
Dari Koki Pershahabatan Yang Tak Hebat
Ingin menjamu, dengan hidangan istimewa
Para shahabat terkasih teman bagi hari ceria
Yang telah mengertiku dengan rela
Menjadi cermin tempatku berkaca
Sebuah meja besar kusiapkan
Terhampar taplak indah berhias kasih
Serangkai bunga dengan wangi sayang
Dan kursi-kursi tempat bersandar melepas lelah
Silahkan dinikmati shahabat,
Semangkuk pershahabatan yang hangat
Maaf, jika rasanya tak pas untuk dinikmati
Aku ... Read More
3 Comments
Setangkai Bunga Lebaran (3)
Dari Seorang Pemudi
Pertemuan kita ini, Pak
Adalah suratan takdir yang dituliskan
Demi kewujudan ukhuwah nan teristimewa
Meski kadang berlebih adanya
Maaf,
Pemudi ini tak pandai menjaga kata
Hingga berlebih dalam canda
Mungkin menyinggung rasa
Dan tak bisa dilupa
Maaf,
Jika pemudi ini tak pandai melembut sikap
Hingga batas terlewat
Di hati tak rasa enak
Dan kurang disertai hormat
Maaf,
Jika pemudi ini banyak bicara
Sedang ilmunya ... Read More
No Comments
Setangkai Bunga Lebaran (2)
Bantu Aku, Perbaiki Rumah Diri Dan Istana Hati
Kemarin.. ini dibangun dengan indah
Oleh tangan ayah bunda
Bimbingan kasih cinta
Dengan petunjuk Rabb semesta
Cat-nya ceria dengan warna kepolosan
Tiangnya kokoh dengan besi keimanan
Lantainya licin hingga tercermin ketulusan
Dindingnya halus dengan hiasan keikhlasan
Pintunya selalu terbuka untuk kebenaran
Dari dalam ruangannya yang keluar hanya kebaikan
Kaca-kacanya bening menangkap bayang keindahan
Gordennya ... Read More
No Comments















