Facebook comments:

3 Responses to “Curhat Si Fulana”

  1. CahNdeso says:

    Salam sahabat; Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi dikau, wahai Sahabatku. Setiap kali berkunjung di sini, hati ini terasa damai dan sekaligus terhenyak dalam nuansa keindahan yang Islami. Kujelajahi, satu, dua atau bahkan pernah tiga postingan..!

    “Curhat Si Fulana” sebuah dimensi rindu yang menyeruak dari kalbu Fulana yang tersedu sebab sadar bahwa diri hanyalah hamba yang lemah tak berdaya. Tanpa daya karena hiruk pikuknya hawa nafsu yang senantiasa menghambat kelajuan khusyuk dan tawaddhu untuk mengabdi ke haribaan al-Khaliq.

    Merinding seluruh bulu kudukku tatkala meresapi nilai-nilai imanen yang tersurat dan tersirat dalam setiap huruf “Curhat Si Fulana”… Daku si-Fulan, larut dalam buaian asmara dalam lingkaran gemintang nun jauh di cakrawala yang tak berbatas. “Ke mana daku si-Fulan, kelak akan hidup kembali? Di akhirat.. Subhanallah… tak kuat daku menanggung beban kebobrokanku selama hidup di dunia fana ini!

    Semoga Allah SWT mengijinkan Rasulullah SAW untuk menganugrahkan syafa’at bagi daku nan penuh dosa. Juga bagi dikau, wahai Sahabatku… serta bagi seluruh kaum Muslimin/muslimat. Amin.

Leave a Reply