Bila kita jumpa di surga
Adakah kau.. kenaliku lagi
Atau hanya seperti jumpa kita di bumi
Sekedar pandang lalu pergi menghilang
Akulah debu kecil yang kau tepis
Lembut, namun perih menorehku
Salah aku..
Maaf..
Telah mencintai, tanpa permisi
Bila kita jumpa di surga
Semoga jiwaku masih menyimpan pesonamu
Setitik fana yang kugenggam bersama bara dunia
Kurenung dalam do’a
Kuukir pada mihrab cinta
Namun, kau bukan bintangku
Pupus engkau dari langit hatiku
Pudar dalam lamun yang lain
Bila kita jumpa di surga
Tersenyumlah saja
Itu cukup mengobat rindu dahulu
Mungkin kita memang tak jumpa di ruang dunia
Setidaknya, sempat aku menemukan pendarmu
Dalam temu imagi
Hingga refleksi rasaku pada satu asa
Semoga..
Jika tidak ada kita
Mungkin kau dan dia
Aku dan yang lainnya
Semua.. dalam Bahagia
Bila kita jumpa di surga
Maka tiada sedih lagi
Jiwa bersujud lega
Harapanku berjawab
Kita bahagia, meski tak bersama
Bila kita jumpa di surga
Related posts:







Nyaris sama dengan yang saya rasakan. Belajar untuk berbesar hati melupakannya. Yakin Allah punya rencana yang maha indah buat saya dan dia. Apa yang Allah kasih buat saya atau dia, meski menggoreskan sedih. hiks… koq jadi curcol ya?
Sepakat.. setuju.. sehati..
Tetap semangat..
iyaaa setuju
Assalamu’alaykum…
Subhanallah, hatiku bergetar ketika mata ini “tidak sengaja” menatap dan terus menjelajahi isi blog ini.
Ini pertama kali ana (lagi2) “tdk sengaja” bertemu dg blog sebagus ini.
Tanpa pikir panjang kulirik penulisnya, hmm..tidak asing lagi buatku.
*setelah inget2, srg muncul d fb namanya “Fiani Gee”*
Aduuh, afwan ya mb klo an merasa jatuh cinta dg puisi dan serangkaian tulisan mb yg lain. Inspiratif n indah bgt ^^V
Salam kenal dr ana mb,
Menginginkan sekali menjadi penulis seperti mb yg bs mengungkapkan keresahan jiwa dan menorehkan akal pikirnya dalam untai mutiara.
Semoga.
daun bambu terbang ditiup angin, dan jatuh di halaman blog ini. Kunjungan balik, miss. I’m here too.
bagus mb saya suka…