
Salam penulis hebat.. apa kabar pikir.. semoga senantiasa berhias permata ide.. berlian kata.. dan zamrud cerita.. tentang kebenaran.. Amiin..
***** @ *****
Mungkin ini pernah aku ungkapkan dengan isi yang berbda.. mirip tapi tak sama.. serupa tapi tak persis.. kembar tapi tidak siam.. (sepertinya begitu)
Bagaimana cara aku menuliskan sesuatu
SYARAT UTAMANYA ADALAH “SANGAT”
1> SANGAT TAU
Aku harus tau apa yang akan aku tuliskan. Hingga tak akan kehabisan cerita di tengah tulisan. (mungkin kadang tetap terjadi) Tapi, mengetahui, mengerti dan paham apa yang akan aku tulis, akan sangat menbantu. (Semoga tak jatuh pada kejahilan cinta.. suka nulis.. tapi ga mau baca) ^_^
2> SANGAT TERASA
Satu peristiwa yang melahirkan emosi, akan sangat berkesan jika dituliskan. Apakah itu ‘sangat’ sedih, ‘sangat’ gembira, ‘sangat’ marah dan lain-lain. Karena, bersama tulisan itu akan mengalir gelombang emosi pula. Seperti memperlihatkan sebuah buku berjudul ‘perasaan’ kepada orang lain. Pembaca akan membacanya dengan jelas. (merenangi cinta pada kata)
3> SANGAT TIDAK PEDULI
Bukan pada isinya. Tapi, tidak peduli pada teknis (untuk sementara). Tidak peduli dimana koma diletakkan. Tidak peduli, dimana harus menempatkan titik. Tidak peduli akan huruf-huruf yang salah. Tidak peduli susunan kata yang belum teratur. Hanya menuliskan semua yang ingin dituliskan, sesuai dengan isi yang diinginkan dan tidak peduli. (Hanya demi cinta.. seperti aku menuliskan.. Cinta Islam and Love dandelion)
4> SANGAT TELITI (kadang juga terlewat sih) ^_^
Jika selesai tulisanku, maka mulai memperbaiki kesalahan. Dengan sangat teliti. Koma, titik, huruf2 besar dan kecil, rasa dari kalimat (maksudnya) saat kita baca satu kalimat, apakah ia enak, kurang legit, atau agak sepet sedikit..?? hehe. Kalau merasa ga pas, perbaiki saja. Asal jangan udah diperbaiki, ga pas.. perbaiki.. ga pas.. perbaiki.. ga pas.. ^_^ (dua kali saja cukup) (persembahkan yg terbaik.. atas nama cinta)
5> SANGAT BERANI
Baca sekali lagi. Lalu, mulailah meminta orang lain membacanya. Publikasikan. Gerakkan pena.. Di catatan FB-mu, buatlah blog, kirimkan ke mading. Jadilah pemberani.. menerima kritik.. masukan.. celaan.. pujian. Anggap saja masukan dan kritiknya itu seperti duri yang kecil.. dan anggaplah pujian itu seperti kipas yang tak kita perlukan. Karena kita sudah punya kipas sendiri. Kipas kita adalah.. KEBERANIAN. (cinta yang direbut oleh rasa takut, maka itulah yang menakutkan)
*Perhatian.. tips ini semoga berguna untuk penyakit ‘getar pena’.. penggunaan tips ini, tidak memerlukan izin dokter.. jika ‘getar pena’ berlanjut’.. jangan hubungi dukun beranak.. tapi jalin kembali hubungan serius dengan KEBERANIAN.. ^_^v
***** @ ******

Semoga Tuhan bantu kita.. menggerakkan jari, pikir dan hati.. untuk membagi apa yang ada pada diri. Amiin..
Karena apa yang kita anggap tidak berharga dari pena kita, mungkin menjadi cerita berharga bagi banyak orang di luar sana kawan..
Related posts:






hmmm…untuk ‘tidak peduli’…saya harus sepakat kali ini…hehehehe
mbaaak, izin share yaaa… buagus niih..:)
kalo nggak salah dulu pernah baca di inbox Fb.
Aditia> Yup.. sangat tidak peduli.. ^________________^
Sivi> Monggo.. semoga bermanfaat..
Salam kenal kembali….^_^ dan sangat nya bolehkan saya mengikuti sangatnya….
Pemain Kata> Selamat datang.. Boleh.. boleh.. ’sangat’ (aliran baru) ^_^
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Dengan bekal kata sangat yang menembus ke dinding hati, kita menjadi mau dan mampu untuk berbagi,
Salam Ukhuwah ya Ukhti..
Engkaudanaku> Wa’alaykumsalam warahmatullaah wabarakaatuh.. Salam ukhuwah.. afwan ga teliti ini, baru baca komennya..
Semoga bisa tetap silaturahim ya..