Proyek 1
TABEL HASIL PENGAMATAN
PERKEMBANGAN FISIK DAN KEMAMPUAN KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTOR
ANAK TAMAN KANAK – KANAK
KELOMPOK A
(Rafka, Afiq, Tika, Raya)
| No | NAMA | FISIK ANAK | PERKEMBANGAN | ||||||||||
| TB
( cm ) |
BB
( kg ) |
KOGNITIF | AFEKTIF | PSIKMOTOR | |||||||||
| 1 | Rafka
5 th (Pa) |
101 | 14 | - Pandai berhitung
- Mengerti konsep jumlah benda - Mengenal warna - Mengenal bentuk geometri - Mampu menyebutkan beberapa kata dengan suku kata awal tertentu - Mampu mengelompokkan benda berdasarkan ciri tertentu. - Cukup cepat mengenali simbol-simbol |
- Belum mandiri
- Belum mampu mengendalikan emosi - Egosentris yang sangat tinggi - Tidak beradabtasi dengan baik - Menentang - Tidak tekun - Berani mengungkapkan pendapat |
- Mampu membuat beberapa bentuk gambar dengan baik
- Keseimbangan kurang baik - Gesit - Makan masih berhamburan - Tangan sangat kuat (bergantung, berayun, memanjat) - Belum mampu memperkirakan |
|||||||
| 2 | Afiq
5 th (Pa) |
98 | 14,5 | - Mengenal warna
- Belum terlalu pandai berhitung - Lambat mengenali symbol - Mampu berhitung dengan baik - Belum mampu menyelesaikan 4 keping puzzle |
- Belum memahami perintah
- Agak canggung saat tampil ke depan - Sangat sensitif - Penuh pengertian - Mau berbagi - Cukup mandiri - Belum mampu membuat keputusan - Antusias |
- Memegang pensil dengan benar
- Belum mampu membuat bentuk-bentuk tertentu - Mampu membedakan kasar-halus - Sudah dapat melempar dan menangkap dengan baik - Keseimbangan cukup - |
|||||||
| 3 | Tika
5 th (Pi) |
100 | 14,5 | - Telah mampu membaca
- Mampu menghitung penjumlahan - Menyelesaikan puzzle dengan baik - Mampu berhitung 1-20 - Memahami konsep waktu (besok, kemarin) - Daya ingat kuat - Mengenali tulisan namanya sendiri - Memahami perintah dengan baik - Mampu membuat kata dengan suku kata awal tertentu |
- Mandiri
- Mau berbagi - Mau meminta dan memberi maaf - Mampu membuat keputusan - Mampu menemukan solusi - Sangat teliti - Bertanggung jawab - |
- Mampu membuat lipatan dengan rapi
- Menggunting dengan baik - Mampu menggambar, menulis dan meniru berbagai bentuk - Melompat dengan terarah - Keseimbangan baik - |
|||||||
| 4 | Raya
5 th (Pa) |
117 | 24 | - Agak lambat mengenali symbol-simbol
- Konsentrasi pendek - Belum memahami konsep waktu (kemarin, besok) - Belum dapat berhitung 1-10 (selalu melewatkan angka 7) - Belum mampu membuat kata dengan suku kata awal tertentu - Kurang memahami perintah |
- Belum mampu mengambil keputusan
- Cukup mandiri dalam beberapa hal - Kurang bertanggung jawab - Belum mampu bekerjasama - Mau meminta dan memaafkan - |
- Belum mampu membuat lipatan dengan rapi
- Hasil guntingan masih belum baik - Keseimbangan masih perlu dilatih - Masih perlu berlatih, membuat beberapa bentuk. (dasar menulis) - Belum rapi dalam mewarnai bentuk sederhana. |
|||||||
Hasil Wawancara Dengan Orang Tua:
| Rafka | Afiq | Tika | Raya |
| -Kedua orang tua bekerja.
-Ditinggal di rumah bersama neneknya. -Diperlakukan kasar oleh pengasuhnya. -Dibebaskan oleh ibunya. -Ibu tidak memperhatikan perkembangannya. -Memiliki satu saudara (kakak) yang terpaut jauh usianya -Tak pernah menerima penolakan -keluarga tidak terlalu memperhatikan perkembangannya -Bermain sendiri (terbiasa dengan games pasif) |
-Dalam pengasuhan ibu dan ayah
-mendapat perhatian yang cukup -Mulai mengenal sahabat -Memiliki satu saudara (adik bayi)
|
-Dalam pengasuhan ayah dan ibu (meskipun keduanya bekerja)
-Diikutkan dalam beberapa kursus. -perhatian yang cukup -Memilki saudara yang tidak terpaut jauh usianya, hingga bisa bermain bersama. -Di rumah, dapat bermain bebas dengan arahan -Dilatih untuk lebih mandiri |
-Lebih sering bersama bibinya
-anak tunggal -Bermain bersama saudara sepupu -sudah mulai memiliki sahabat |
KESIMPULAN :
Relasi Antara Pertumbuhan Tubuh dan Perkembangan Kemampuan
Ukuran tubuh seorang anak, pada umumnya disebabkan, oleh factor genetic. Pada anak usia TK, selalu saja ada diantara mereka yang bertubuh lebih besar dari teman-temannya. Atau lebih kecil dari yang lainnya. Hal ini, akan mempengaruhi perkembangan anak pada usia berikutnya. Anak dengan tubuh lebih besar, akan lebih cepat memasuki perkembangan masa remajanya. Bisa jadi, secara psikologis, membuatnya menjadi lebih dewasa, demi melihat, teman-teman yang tubuhnya lebih kecil. (Hal ini, tidak terjadi pada Raya)
Besar kecinlya tubuh anak dipengaruhi oleh factor keturunan dan juga factor lingkungan. Hormon yang mengatur pertumbuhan fisik yang dikeluarkan oleh lobus anterior dari kelenjar pituitary, suatu kelejar kecil yang terletak didasar sebelah bawah otak, merupakan hal yang muncul dari Faktor keturunan menentukan.
Asupan gizi pula, akan mempengaruhi pertumbuhan tubuh pada anak-anak. Hal ini, terlihat dari tubuh Raya, yang lebih besar dari teman-temannya. Tubuh Raya, 7-10cm lebih tinggi dari teman-temannya.
Jika memperhatikan kondisi perekonomian dari ke empat anak di atas. Semuanya datang dari keluarga berada. Yang bisa saja semua terjamin. Namun, factor lain, yang menyebabkan bangun tubuh yang menjadi berbeda, disebabkan oleh perbedaan pola makan, kesabaran orang tua untuk melayani anak, dan lain-lain.
Bangun tubuh yang lebih besar. Bisa saja mempengaruhi perilaku anak secara psikologis. Menjadi lebih cepat memasuki usia remajanya. Namun, melihat tabel keempat anak TK kelompok A tersebut (Rafka, Afiq, Tika, Raya). Tampaknya, pertumbuhan fisik yang baik, belum tentu menghasilkan perkembangan yang prima pula. Membaca postur tubuh Tika dan Raya di atas, terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Namun, perkembangan kemampuan Tika dan Raya, menunjukkan bahwa. Besar tubuh Raya, tidak mendukungnya menjadi baik dalam perkembangan kemampuannya.
Jika membandingan ukuran tubuh Tika dan Rafka, maka akan terbaca, bangun tubuh keduanya hampir sama. Namun, perkembangan kemampuan mereka, berbeda dalam beberapa hal. Perbedaan yang sangat mencolok, terdapat pada perkembangan afektif keduanya.
Demi memperhatikan hasil pengamatan terhadap beberapa anak tersebut di atas. Dapat ditarik kesimpulan bahwa, perkembangan kemampuan anak, tidak terlalu mendapatkan pengaruh dari pertumbuhan fisik mereka. Namun, lebih kepada, stimulasi/rangsangan yang diberikan orang-orang di sekitar mereka. Juga dipengaruhi oleh besar tidaknya perhatian orang tua, terhadap perkembangan anaknya.
Hal jenis kelamin, juga bisa mempengaruhi perkembangan kemampuan pada manusia. Dilihat dari artikel berikut:
Michael Guriaan dalam bukunya What Could He Be Thinking? How a Man’s Mind Really Works menjelaskan, perbedaan antara otak laki-laki dan perempuan terletak pada ukuran bagian-bagian otak, bagaimana bagian itu berhubungan serta cara kerjanya. Perbedaan mendasar antar keduanya adalah:
1. Perbedaan spasial
Pada laki-laki otak cenderung berkembang dan memiliki spasial yang lebih kompleks seperti kemampuan perancangan mekanis, pengukuran penentuan arah abstraksi, dan manipulasi benda-benda fisik. Tak heran jika laki-laki suka sekali mengutak-atik kendaraan.
@Afiq termasuk yang paling suka dengan permainan bongkar pasang. Tentu saja jika dibandingkan dengan Tika.
2. Perbedaan verbal
Daerah korteks otak pria lebih banyak tersedot untuk melakukan fungsi-fungsi spasial dan cenderung memberi porsi sedikit pada daerah korteksnya untuk memproduksi dan menggunakan kata-kata. Kumpulan saraf yang menghubungkan otak kiri-kanan atau corpus collosum otak laki-laki lebih kecil seperempat ketimbang otak perempuan.
Bila otak pria hanya menggunakan belahan otak kanan, otak perempuan bisa memaksimalkan keduanya. Itulah mengapa perempuan lebih banyak bicara ketimbang pria. Dalam sebuah penelitian disebutkan, perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata per hari, sementara pria hanya 7.000 kata!
Termasuk perempuan bisa memaksimalkan multi tasking-nya, menggendong si kecil, sembari memasak dan menyaksikan sinetron favorit di televisi. Sementara kaum pria, jangan heran kalau mereka tidak mendengarkan panggilan anda ketika tengah menyimak pertandingan bola dari klub favorit atau tengah menyaksikan film kesayangan di televisi.
@Tika pun berbicara lebih banyak dari pada ketiga teman dalam table di atas.
3. Perbedaan bahan kimia
Otak perempuan lebih banyak mengandung serotonin yang membuatnya bersikap tenang. Tak aneh jika wanita lebih kalem ketika menanggapi ancaman yang melibatkan fisik, sedangkan laki-laki lebih cepat naik pitam. Selain itu, otak perempuan juga memiliki oksitosin, yaitu zat yang mengikat manusia dengan manusia lain atau dengan benda lebih banyak. Dua hal ini mempengaruhi kecenderungan biologis otak pria untuk tidak bertindak lebih dahulu ketimbang bicara. Ini berbeda dengan perempuan.
@Hal ini, terlihat pada saat bermain. Pada kelompok anak laki-laki, selalu terjadi adu mulut hingga saling memukul, hanya karena persoalan kecil.
4. Memori lebih kecil
Pusat memori (hippocampus) pada otak perempuan lebih besar ketimbang pada otak pria. Ini bisa menjawab pertanyaan kenapa bila laki-laki mudah lupa, sementara wanita bisa mengingat segala detail.
@Dari perbedaan memori, Tika (perempuan) memang paling mampu mengingat isi cerita, yang telah diceritakan 2 atau 3 pekan lalu.
*Artikel diambil dari (http://www.perempuan.com/new/index.php?aid=23329&cid=3)
Proyek 2
TABEL PERKEMBANGAN ANAK BERDASARKAN USIA KALENDER
PERBANDINGAN 2 USIA YANG BERBEDA
Ahmad (3,4 th) dan Fadhil (5 th)
| NO | FASE | PERUBAHAN | |
| 1 | Kanak-kanak awal /
Masa pra sekolah ( 0-3 th ) |
Ahmad (Umur 3,4 th)
Biologis : - Penuh keragu-raguan - egosentris tinggi - bahasa berkembang dengan baik - Suka berimajinasi - Masih suka merengek
|
Fadhil (Umur 5 th)
Biologis : - - berani mengungkapkan perasaannya - - mampu mengelola emosi dengan baik - - Mampu menyelesaikan masalah - - Mampu menjawab pertanyaan bagaimana, mengapa. - - |
| 2 | Inisiatif vs rasa bersalah
( 3-6 th ) |
Ahmad (Umur 3,4 th)
Afektif: - Belum mau meminta maaf atas kesalahan - Belum memperhatikan perilakunya yang berpengaruh buruk terhadap orang lain - Kemampuan sosialisasi belum berkembang - Lebih suka bermain - Tantrum - Belum mampu mengambil keputusan - Kurang percaya diri - Mulai mengikuti peratuaran sederhana |
Fadhil (Umur 5 th)
Afektif : - Mulai bertanggung jawab - Mulai menyadari akibat perilakunya terhadap orang lain - Lebih mandiri - Mampu bersosialisasi - Menyukai permainan berkelompok - Menunjukkan ekspresi yang wajar saat marah - dapat memilih kegiatan sendiri - Membereskan mainan sendiri - Percaya diri - Bisa mengikuti peraturan - Sudah bisa mengikuti peraturan - Bertanggungjawab atas tugasnya - Mampu mengontrol diri sendiri - Antusias |
| 3 | Operasional
( 2-7 th ) |
Ahmad (Umur 3,4 th)
Kognitif : - Belum mampu menalar, bahwa pesawat yang terlihat kecil di langit, sama dengan yang sedang parkir di bandara. - Membedakan besar-kecil, panjang -pen dek - Mengelompokkan 2 bentuk geometri - Membedakan rasa - Menyebutkan nama-nama hari - Menyebut bilangan 1-10 - Membedakan bau - Mengelompokkan benda yang sama - Berpikir simbolik - Mengenal 2 warna |
Fadhil (Umur 5 th)
Kognitif : - Mengerti bahwa sebuah benda akan terlihat berbeda sesuai dengan jaraknya - Mulai membuat urutan benda - Bisa mengerjakan puzzle sendiri - Bisa membaca namanya sendiri - bisa menulis namanya sendiri - Dapat menyebutkan angka 1-20 secara urut - Memahami konsep waktu sederhana - Mengenal lambang bilangan 1-20 - Bisa bercerita dengan lengkap - Mampu menjawab pertanyaan sederhana - dapat membedakan kasar-halus, panjang – pendek, besar-kecil - mengenal macam –macam bentuk geometri - mengenal aneka warna
|
Mengamati perkembangan Ahmad dan Fadhil, ada perbedaan yang cukup mencolok. Melihat usia keduanya yang memang berbeda. Namun, satu hal yang perlu menjadi perhatian khusus dan sangat penting. Yaitu, bahwa keduanya berada di dalam asuhan orang tua yang berbeda. Orang tua Fadhil, meskipun pendidikannya tidak tinggi. Namun, sang ibu memberikan stimulus yang sangat baik kepada Fadhil. Sehingga perkembangan Fadhil, baik secara kognitif dan kemampuan yang lainnya berkembang dengan pesat. Hal ini, tidak terjadi pada Ahmad. Berdasarkan hal ini, dapat diketahui bahwa perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tuanya.
Related posts:






