Ditaruh
Karya : Afiani Intan Rejeki Gobel
Aku bisa menatap ke langit
Hingga menjerit iri pada bintang yang Engkau gantung di sana
Atau memandang ke bawah
Lalu cemburu pada lapisan emas yang Engkau letakkan di kedalaman bumi
Namun aku, hanya melihat diriku
Yang beruntung
Engkau taruh.. Di rahim ibuku
~*~*~*~*~*~
Atmosferku
Karya : Afiani Intan Rejeki Gobel
Ananda adalah bumi fana
Dengan sekumpul gravitasi rasa
Aku beruntung ada bunda
Atmosfer cinta
Kala meteorit ujian melanda
Lapisan kasih bunda
Menyelimutiku mesra
Aku si lemah dalam penjagaanmu yang terindah
~*~*~*~*~*~*~*~
Hulu Kehidupan
Karya : Afiani Intan Rejeki Gobel
Aku menjadi tawanan
Dalam metamorfosa kefanaanku
Terpenjara dalam dekap hangat
Sediam-diamnya aku di mata dunia
Tak sanggup aku bisu di pangkuanmu
Melumat sedih dan menyalakan senang di sini
Aku beruntung tertawan dalam pelukanmu
Sejak kemanusiaanku bermula
Aku berkali-kali terjatuh di cintamu
Berulang-ulang dimesrai oleh kasihmu
Tak henti aku diguyuri sayangmu
Engkaulah ibu..
Tiada engkau
Maka.. itulah ketiadaanku
Ibu..
Pangkal dari detak nadiku
Hulu dari aliran kehidupanku
Related posts:







Bagus-bagus puisinya…
Thanks Ijo atas kedatangannya kemari..