Bila seseorang punya jagoan wanita bernama Wonderwoman, yang penolong dan lembut. Mungkin juga Xena, pahlawan wanita yang perkasa. Juga ada Storm, yang kuat dan tegas. Pun Srikandi, tokoh wayang yang sungguh hebat. Semuanya, memang pantas untuk dibanggakan ya. Bagi mereka yang mengagumi kelebihan mereka atau bagaimana mereka berbuat baik dalam membela kebenaran. Okelah.. silahkan saja. Tapi, kita punya seseorang yang lebih hebat dari mereka. Dialah ibu. Aku menyebutnya Mamak.
Terlalu banyak yang telah dilakukan mamak bagi kami anak-anaknya. Jasa terbaiknya adalah melahirkan kelima anaknya. Saat-saat, separuh diri berada dalam kematian. Betapa hebatnya dia. Teringatlah saat akan menjenguk seorang saudari yang akan melahirkan. Terbayang bagaimana aku harus lahir, muncullah lagu ini. Didedikasikan untuk mamak-ku dan hadiah buat saudari tersebut.
I was born, i was born
My mommy make me strong
I was born, I was born
She wait me for so long
Thank you the Al Mighty
You give me a family
Thank you di Al Mighty
Please bless us to be happy
Mamak-ku lebih hebat dari atlet manapun di dunia ini. Terkuat, tercepat, tertinggi, terjauh, ter.. Hampir semua ter- ada pada mamak-ku. Dialah dokter nan sabar. Petani yang tekun. Koki kelas wahid. Insyaa Allaah. Ketika sedih melandaku, terhiburlah diri dengan senyumannya nan lembut. Ketika galau menghampiri diri. Maka tatapan teduh mamak, menghapusnya. Pelukan hangatnyalah yang menjadi tempat bagiku menitip beban. Namun, di tengah setiap masalah yang hadir dalam keluarga kami. Mamak tetap punya kasih untuk kami semua. Menarik simpul dari gulungan benang memori. Tak satupun wajah sedih, akan terlepas dari perhatiannya. Pula tak satupun kebohongan akan tersimpan darinya. Peka terhadap apapun. Aaaah, mamak.. hebatnya dirimu. Hingga di satu ’hari ibu’, kubuatlah sebuah senandung ceria untuk dinyanyikan oleh murid-muridku.
Di rumahku ada orang hebat
Siapa dia mamaku
Di rumahku ada orang cantik
Siapa dia mamaku
Slalu senyum, senyum padaku
Slalu peluk, peluk diriku
Slalu senyum, senyum padaku
Slalu peluk, peluk diriku
Siapa dia..?? Ibuku
Siapa dia..?? Mamaku
Siapa dia..?? Bundaku
Siapa dia..?? Mamiku
Siapa diaaaaaaaa..?? Ummiku
Pula, untuk seorang hebat sepertinya, tentu harus ada perlakuan yang tak biasa. Sadar sesadar-sadarnya, tak satupun pemberian istimewa dengan harga semahal apapun, akan mampu membalas setiap apa yang telah diberikannya untukku. Namun, betapa istimewanya ia di hatiku. Bidadari keluarga kami nan lembut sekaligus kuat. Sabar dan perkasa. Anggun serta berwibawa dengan keanggunannya.
Bila kami harus sejenak berpisah. Karena beberapa kali, mamak ingin bertemu dengan saudara-saudaranya di luar pulau. Maka ketiadaannya di sisiku adalah ujian rindu. Tersusunlah kerinduan itu, pada bait-baitku,
Biasanya.. kutenggelamkan
lelah.. di teduh matamu
Biasanya.. kubasuh sedih.. dengan menatap
wajahmu
Biasanya.. hilangkan resah.. dengan bertanya padamu
Biasanya..
rebahkan gundah dibelai tanganmu
Biasanya..
Biasanya..
Namun..
hari-hari ini tak biasa..
Kutunggu.. tuk lepas rindu..
Miss u Mom… really do T.T
Dan dalam perpisahan-perpisahan kami itu, selalu kusertakan empat kecupan spesial buat mamak. Satu di tangannya. Demi baktiku atas setiap tetes darah kehidupan atas pemeliharaannya. Kedua di pipi kanannya. Sebagai tanda terimakasih atas setiap lelah yang ditimbulkan demi menjagaku. Kecupan ketiga, di pipi kirinya. Hingga tak dapat kutahan aliran bening yang mengaca di mata, sebagai permohonan maaf atas setiap sedih yang kusebabkan. Juga kecupan keempat di keningnya. Betapa kasihku kepadanya. Mamak paling hebat sedunia.
Sayangnya, anak mamakku ini, bukanlah seorang pemberani dihadapannya. Tidak juga terlalu percaya diri, ketika menghadapinya. Serasa khawatir, aku tak pantas mengungkap rasaku padanya. Karena kasihnya yang lebih agung dari hati kecil milikku ini. Hingga setiap senandung dan puisi, tak pernah sampai di telinganya. Namun, sungguh ingin, bisa buat dia bahagia. Dengan merangkai seikat kata yang banyak tak terungkap, merenda setiap aksara yang tak terucap, mengeja cinta yang tak tersampaikan, hanya untuknya, mamak paling hebat sedunia.
Seikat kata terakhir dari tulisan ini..
Jika ada cinta yang lezat
Itu cinta Mamak terhebat
Jika ada camilan lezat
Gery Chocolatos yang penuh coklat
Related posts:







terharu sangat kak…
suka suka suka!!!
may Allah swt bless all mother in the world..
huuu..terharu sekali…beruntung betul mamak fian tuuu
dan itu… lagu haniii , terharu…buuuhuuu…
Resti> seringkali kisah ibu membuat kita menangis.. haru.. semoga selembut itulah hati kita.. di depan ibu.. Amiin..
makasih Resti..
Pak Yudi> Amiin yaa Rabbal’aalamiin
syukran pak..
Bu Galuh> Lahirnya Fatih bu.. Kalau Hani, yang lainnya..
jazakillaah dah mampir di sini..
Cintai Mama Kita:
Mama melahirkan kita sambil menangis kesakitan,Meronta dan menyebut-nyebut nama tuhan…>
Masihkan kita mau menyakitinya.?Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaanya? Mencaci,memaki,melawanya?memukulnya,dan mengacuhkan semua perintahnya..?
bahkan berani meninggalkanya…?oowwh sunguh mulia hati mama,Mama nggak pernah mengeluh,saat membersihkan kotoran kita waktu kecil,memberikan ASI waktu kita Bayi,mencuci celana kotor kita,menahan penderitaan,menggendong kita sendirian..?
lalu bagaimana di saat MAMA tertidur,Cobalah kamu lihat Matanya tak akan terbuka lagi untuk selamanya..?tanganya tak akan bisa hapus air Matamu dan tiada lagi nasihat yang sering kita abaikan,bayangkan mamamu sudah tiada,Apakah kamu cukup untuk membahagiakanya,apakah kamupernah berfikir betapa besar pengorbananya semenjak kamu berada di perutnya…?
Mamaku..semoga kamu tetap abadi bersama Tuhanmu di alam sana,Semoga mama selalu damai di sisi tuhanya…?Mama…maafkan anakmu ini Mama..Selamat Jalan Mama…
MitraHoster> Semoga mama-mama di dunia.. menerima kebahagiaannya. Dan semua mama yang tlah bertemu Rabb-nya.. berada pada pemeliharaan terbaik-Nya.. bersiap menuju surga.. Amiiin yaa Rabb
Thanks MitraHoster..