Facebook comments:

6 Responses to “Si Kecil Mungil”

  1. agito says:

    kesombongan memang menutup mata hati untuk terus belajar. Moga saya bisa mengendalikan diri dari sifat yang satu ini… Amin.

    cerita kreatif karena ada selingan kisah nyata ketika mbak afi bertanya kepada teman2 kecilnya.

  2. putrigee says:

    Amiin yaa Rabbal’aalamiin

    Alhamdulillaah.. semoga sebuah kreatifitas yang bermanfaat bagi orang banyak..

    Makasih bang Agito..

  3. Mas Adi says:

    artikelnya sangat menyentuh kalbu. Kadang sifat hewani pada diri seseorang tiba-tiba muncul tanpa kita sadari. Namun semua itu bisa kita lawan dengan sifat rendah hati dan suka terhadap masukan2 dan kritik dan orang laen. Salam kenal… :D

  4. putrigee says:

    Mas Adi> Yup, tepat. Kita ini makhluk yang berada diantara malaikat dan hewan. Kita bisa jadi seperti malaikat. Tapi, bisa juga jadi seperti hewa, bahkan lebih hina..

    Salam kenal juga mas Adi.. terimakasih atas kunjungannya.. :)
    Semoga menjadi pertemanan yang bermanfaat..

  5. Agus Siswoyo says:

    Kesombongan hanya milik Tuhan. Manusia tdk pantas memakainya dalam kehidupan sehari-hari. Cerita yang inspiratif sekali Putri.

  6. putrigee says:

    Mas Agus> Dan, iblis mengadobsi sifat itu. Hingga diusir dr surga. kala kita lepas dari ajakan2 syaithan ke arah keburukan (berjudi, selingkuh, mabuk, menipu dan lainnya) maka waktunya ia mengajak manusia untuk sombong atas kebaikan2 yang ada pada dirinya. Begitulah.. :)

    Terimakasih mas Agus atas kesediaannya mampir di blog saya ini. Semoga bermanfaat..

Leave a Reply